Accountancy is My Life


Advertisement Corner

Hosting Murah


Tampilkan postingan dengan label Cuap-Cuap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cuap-Cuap. Tampilkan semua postingan

Pengalaman Mengikuti Seminar "The World is My Class" - Bagian Pertama

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 1 komentar »

Huh... Setelah beberapa hari ini tidak memiliki waktu yang cukup buat mengisi blog dikarenakan kesibukan pekerjaan rutinitas akhir bulan, akhirnya saat ini saya bisa membuat postingan untuk blog saya. Tulisan ini saya buat sebagai salah satu sumbangsih saya untuk mengembangkan dunia pendidikan di Indonesia pada umumnya dan di Kalimantan Barat pada khususnya. Bulan Mei ini atau lebih dikenal dengan "Bulan Pendidikan" sebenarnya merupakan momen yang spesial bagi saya karena setiap tanggal 2 Mei adalah hari ulang tahun saya. Pas banget yach harinya, dimana-mana diadakan upacara untuk memperingati hari lahirnya saya, eh salah, yang bener memperingati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS). Narsis banget ya, hehehe...

Kebetulan ditempat tinggal saya yaitu Pontianak, diadakan even Pameran Komputer Terbesar "National IT Expo 2009" dari tanggal 30 Mei 2009 s/d 4 Mei 2009. Pada awalnya males juga sih mau pergi ke pameran tersebut, bukannya gaptek tapi mo lui alias ngga punya duit. Maklumlah yang namanya pameran barangnya pasti bagus-bagus en pada diskon semua, dijamin ngiler deh kalo kesana. Bener ngga?? Namun pada akhirnya saya memutuskan untuk pergi kesana karena ada salah satu even seminar yang diadakan dimana tema yang diambil adalah "The World is My Class".

Even seminar tersebut diadakan pada tanggal 4 Mei 2009 dari jam 13.00 - 17.00 WIB dan didukung oleh beberapa vendor terkemuka seperti Majalah Infokom, PCPlus, Telkomsel, dan Klub Guru. Biaya registrasi adalah Rp. 50.000,- dengan fasilitas seminar kit, snack, sertifikat, dan doorprize menarik. Info lengkap mengenai pelaksanaan seminar tersebut saya peroleh dari Harian Tribun Pontianak. Meskipun masih beberapa hari lagi, tanpa pikir panjang saya menghubungi contact person yang tertera disitu dan kemudian diminta datang ke Era Mandiri untuk melakukan pendaftaran (mungkin saya merupakan pendaftar pertama kali yach...).

Pada hari yang telah ditentukan, saya bergegas untuk hadir ke seminar tersebut. Sesampainya disana ternyata jumlah pesertanya lumayan banyak dan pada umumnya mereka adalah Guru Komputer di sekolahnya masing-masing. Seminar tersebut terdiri dari 2 sesi utama dan 1 sesi penutup. Untuk sesi utamanya, ada 2 materi yang disampaikan oleh Bapak Satria Dharma dan Bapak James F.Tomasouw. Keren-keren kan namanya? Pemateri yang pertama namanya mirip dengan tokoh pendekar Angling Dharma, mungkin lebih hebat lagi ilmu kanuragannya karena ada unsur "Satria"nya, sedangkan pemateri yang kedua kalau dilihat sekilas namanya bisa ditebak bahwa beliau memiliki darah indo alias bule. Apakah benar seperti itu? Kita lihat jawabannya nanti yach. Dibaca aja dulu postingan ini sampai selesai, lanjuttt...

Acara seminar dibuka oleh Bapak Satria Dharma yang pada kali ini materi yang dibawakannya adalah "Guru Profesional dan Tantangan Pendidikan di Masa Depan". Sedikit informasi, Bapak Satria Dharma ini adalah merupakan seorang pengajar juga atau istilah desanya yaitu "Teacher". Kebetulan beberapa waktu yang lalu beliau telah pensiun menjadi guru, eits... jangan salah paham dulu, maksud saya adalah beliau telah pensiun menjadi guru yang killer. Hehehe... Dari perkenalan singkat beliau diketahui bahwa dulunya beliau adalah seorang guru yang killer dan ditakuti oleh semua siswanya. Kalau diperhatikan seksama sih memang bawaan Bapak Satria Dharma ini berwibawa dan cool (ce'ileee...). Beliau juga merupakan pendiri Klub Guru yang dibentuk dengan tujuan untuk menghimpun seluruh guru di Indonesia agar bisa lebih maju dan berkembang seiring dengan pergeseran jaman yang terjadi.

Namun seiring perjalanan ruang dan waktu, akhirnya membuat Guru Bahasa Inggris ini mengubah paradigma lama yang menganut paham seorang guru itu haruslah ditakuti oleh siswa-siswanya. Mungkin atas dasar itulah Bapak Satria Dharma membuat tema mengenai bagaimana caranya untuk bisa menjadi guru yang profesional dan tantangan apa saja yang akan dihadapi oleh pahlawan-pahlawan tanpa tanda jasa kita di masa yang akan datang. Disini saya akan membahas sedikit mengenai materi yang dibawakan oleh beliau (mohon ijinnya ya pak...).

Isi materi yang pertama adalah mengenai Guru Profesional. Menurut beliau yang dimaksud dengan Guru Profesional adalah guru yang memiliki kemampuan untuk melaksanakan pembelajaran secara Efektif, Bermakna, dan Menyenangkan. Pada poin pertama, efektif disini dapat diartikan bahwa dalam melakukan kegiatan pembelajaran, metode pengajaran yang digunakan haruslah dapat menimbulkan keingintahuan siswa yang lebih dalam mengenai suatu materi. Bukan jamannya lagi saat sini siswa diberikan tugas untuk mencatat materi pelajaran yang jumlahnya berlembar-lembar sehingga waktunya banyak dihabiskan hanya untuk mencatat dan menghapal buku. Justru sekarang ini siswa dipancing untuk bisa mencari sendiri ilmu yang dibutuhkannya dengan guru berfungsi sebagai fasilitator, tutor, dan pengontrol.

Untuk poin kedua, seorang guru haruslah bisa membuat apa yang telah diajarkan kepada siswanya memiliki manfaat bagi siswa tersebut untuk masa depannya. Masing-masing siswa tentunya memiliki minat dan hobi di bidang-bidang tertentu, mungkin ada yang suka dengan Matematika, Fisika, Biologi, dan lain-lain. Dari situ sebagai seorang guru bisa mengarahkan siswanya untuk mendalami bidang-bidang yang disukai dengan harapan siswa tersebut nantinya akan memiliki keahlian dibidang itu sehingga akan bermanfaat bagi dirinya atau bahkan bagi orang lain.

Pada poin ketiga, metode pembelajaran yang selama ini terasa kaku karena proses belajar mengajar selalu dilakukan di kelas, mesti diubah dengan cara sesekali mengajak siswa untuk terjun langsung ke alam. Bahasa jawanya yaitu "Back To Nature" alias kembali ke alam. Disini siswa diajarkan untuk belajar mencari ilmu dari lingkungan disekitarnya dan tentunya situasi seperti ini akan membuat siswa merasa lebih fresh dan rileks sehingga proses belajar mengajar akan terasa sangat menyenangkan.

Selain ketiga poin diatas, Bapak Satria Dharma juga ada memberikan kiat-kiat untuk bisa menjadi guru yang hebat dan dicintai siswanya, antara lain:

1. Jadilah Guru yang Menyenangkan, Jangan Menjadi Guru yang Menyeramkan

Disini Bapak Satria Dharma memberikan penjelasan mengenai apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak harus dilakukan oleh seorang guru.

Yang harus dilakukan:
a. Lakukan 5S yaitu Senyum, Sapa, dan Salam kepada Setiap Siswa. Bersikaplah ceria selalu dan ingat nama siswa untuk bisa mengenali mereka secara pribadi.
b. Beri kejutan kepada siswa Anda sekali-sekali, cairkan suasana yang tegang dengan sesekali memberikan teka-teki atau bercerita mengenai pengalaman unik yang pernah dialami.
c. Hargai dan hormati siswa sebagai mana Anda hendak dihargai berupa pendapat, sikap pribadi, pilihan, asal-usul, kebiasaan, dan lain-lain.
d. Seringlah memuji siswa jika siswa tersebut melakukan hal yang baik dan cari kesempatan untuk melakukan itu.
e. Bantu kesulitan mereka baik itu dalam kegiatan belajar mengajar, komunikasi, ekonomi, sosial, dan lain sebagainya.
f. Jadilah guru yang humoris, berguraulah dengan siswa Anda. Ketahuilah hal-hal yang disukai/tidak disukai, hobi dan minat mereka. Gunakan bahasa humor dalam berkomunikasi dengan siswa.
g. Selalu pikirkan hal-hal untuk kebaikan siswa. Bersikaplah proaktif dan positif dan dengarkan siswa Anda sebagai seorang individu.

Yang tidak harus dilakukan:
a. Menjadi guru yang ditakuti oleh siswanya, selalu bersikap ramah dan santai. Hanya sekedar menambahkan, pengertian ditakuti tidak sama dengan disegani. Menjadi guru yang ditakuti belum tentu disegani tapi menjadi guru yang disegani pasti akan lebih dihormati siswanya.
b. Memanggil siswa dengan ciri fisik atau hal-hal yang tidak disukai oleh siswa.
c. Melecehkan siswa dalam keadaan apapun.
d. Menghina siswa.
e. Membuat siswa menderita dengan berbagai tugas yang tidak masuk akal atau berlebihan.
f. Membawa masalah pribadi ke kelas.
g. Merokok dikelas karena para siswa khususnya yang perempuan akan merasa risih dengan asap yang ditimbulkan sehingga suasana kelas menjadi kurang kondusif.

2. Jadilah Guru yang Kredibel dan Bisa Dipercaya

Ciri-ciri guru yang kredibel dan bisa dipercaya:
a. Memiliki pengetahuan yang cukup luas dan menguasai bidangnya dengan baik.
b. Selalu berkata benar dan sopan.
c. Selalu bersikap mengayomi dan melindungi.
d. Selalu menunjukkan sikap yang santun, siap membantu, dan bisa dipercaya.
e. Jangan berkata bohong, bersikap culas, dan berperilaku tidak jujur.
f. Pagar makan tanaman.
g. Memanipulasi dan mengintimidasi siswa.

3. Jadilah Guru yang Menimbulkan Inspirasi bagi Siswa

Hal-hal yang bisa dilakukan seorang guru untuk menimbulkan inspirasi bagi siswanya, antara lain:
a. Memberikan dorongan bagi siswa untuk memiliki tujuan hidup.
b. Memberikan dorongan bagi siswa untuk memiliki impian dan mau bekerja keras untuk mencapainya.
c. Memberikan dorongan bagi siswa untuk memiliki kualitas hidup yang tinggi.
d. Membangkitkan rasa keingintahuan siswanya dengan membuatnya penasaran dengan hal-hal yang positif.

Selesai memberikan presentasi mengenai Guru Profesional, materi kemudian dilanjutkan dengan membahas tentang Tantangan Pendidikan di Masa Depan. Pembahasan dimulai dengan bercerita mengenai realita yang terjadi saat ini dimana dunia semakin mengglobal, terjadinya ledakan pertumbuhan di bidang informasi dan teknologi, banyaknya pekerjaan-pekerjaan lama hilang digantikan oleh profesi baru, dan perbedaan pendapatan antara "highly skilled labours" dan "low skilled labours" semakin lama semakin tajam.

Dari survei yang dilakukan terhadap anak-anak yang lahir setelah tahun 1982, ketika mereka mencapai usia 21 tahun, maka mereka akan:
- Menghabiskan 10 ribu jam untuk bermain video games
- Menonton televisi selama 20 ribu jam
- Mengirim 200 ribu email
- menghabiskan 10 ribu jam menggunakan telepon genggam
Namun, mereka hanya menghabiskan waktu kurang dari 5 ribu jam untuk membaca. Sungguh ironis bukan??

Sekarang tantangan yang dihadapi oleh para guru adalah bagaimana menjadikan murid-murid di sekolah kita saat ini menjadi pemimpin babak 2 di abad 21? Apa yang harus dilakukan agar tantangan tersebut dapat menjadi kenyataan? Berikut ini adalah beberapa pencerahan yang diberikan oleh Bapak Satria Dharma yang Insya Allah dapat membantu bagi para guru-guru yang ada di Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan di masa yang akan datang.

Perubahan dalam Pendidikan

Perkembangan informasi dan teknologi yang semakin cepat saat sekarang ini membuat adanya pergeseran peranan guru, siswa, dan materi yang dipelajari.

1. Peran Guru
Sekarang guru tidak lagi memberikan informasi dalam bentuk ceramah dan buku teks. Guru saat ini akan berperan sebagai fasilitator, tutor, dan sekaligus pembelajar. Perkembangan informasi dan teknologi secara tidak langsung akan "memaksa" para guru untuk terus belajar dan belajar membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang update.

2. Peran Siswa
Sekarang siswa tidak lagi menjadi pengingat fakta dan prinsip tapi akan berperan sebagai periset, problem solver, dan pembuat strategi.

3. Peran Materi yang Dipelajari
Sekarang materi tidak lagi berbentuk informasi dalam bidang studi terlepas tapi siswa akan mempelajari hubungan antar informasi. Dibutuhkan multi disclipinary thinking dan kemampuan melihat dari beragam perspektif (sudut pandang). Adapun materi-materi yang saat ini diajarkan meliputi: Global Awareness (Kesadaran Global), Keterampilan dalam bidang keuangan, ekonomi, bisnis, dan kewirausahaan, Pemikiran untuk kepentingan umum, dan Kesadaran akan kesehatan dan kesejahteraan.

Jika dilihat dari sisi model pendidikan, ada perbedaan antara model pendidikan di abad 20 dengan abad 21. Pada abad 20, penilaian dilakukan hanya semata-mata berdasarkan mata pelajaran yang dipelajari. Sedangkan model pendidikan di abad 21, mata pelajaran masih tetap menjadi dasar penilaian terhadap siswa namun masih ada beberapa faktor lain yang bisa dijadikan penilaian seperti Keterampilan Hidup, Keterampilan Informasi Teknologi, Keterampilan Bersikap dan Berindividu, dan kemampuan untuk mengendalikan emosi.

Waduh... Ngga terasa rupanya tulisan ini panjang banget. Kirain tadi hanya berapa alinea, eh sekali ditulis malah jadi banyak. Ya ngga papa deh, toh semakin panjang tulisannya kan semakin seru bacanya. Untuk Bapak James, mohon maaf sebelumnya nih Pak saya belum sempat membuat tulisan mengenai materi yang Bapak sampaikan kemarin. Maklum, tangan udah terasa pegel banget nih. Mungkin besok postingan lanjutannya akan saya masukin lagi ke blog. Sekalian mau bikin para pengunjung penasaran dengan kelanjutan kisahnya (emangnya cerita berseri). Buat Bapak Satria Dharma, ma kasih banyak buat ilmu dan pengalaman yang diberikan kepada kami sebagai peserta seminar "My World is My Class". Bagi saya pribadi semua itu memiliki manfaat yang sangat besar bagi diri saya. Semoga kita bisa ketemu lagi di lain waktu ya Pak... (Disarikan dari materi yang diberikan oleh Bapak Satria Dharma)

Bersambung ke bagian 2 ...


Read More ...
Bookmark and Share

Demokrat, Memang Lebih Unggul...

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | , | 3 komentar »

Kalimat diatas mirip dengan kalimat iklan salah satu merk motor terkenal di Indonesia dimana kalimat tersebut saya gunakan untuk menggambarkan posisi Partai Demokrat yang menurut perhitungan cepat (quickcount) beberapa lembaga survei independen sampai dengan tanggal 10 April 2009 jam 00:00 WIB telah menduduki posisi teratas diantara partai-partai yang lain seperti PDI-Perjuangan, Golkar, PKS, Gerindra, PAN, Hanura, dan lain-lain. Berikut ini adalah hasil-hasil perhitungan suara cepat (quickcount) yang saya peroleh dari Detik.com per 10 April 2009 jam 11.30 WIB.


Hasil Pemilu 2009 Keterangan :
LSI = Lembaga Survei Indonesia
LSN = Lembaga Survei Nasional
LSI (2) = Lingkaran Survei Indonesia

Meskipun saya termasuk dalam kriteria golput, saya juga suka memperhatikan hasil-hasil pemilihan yang jika dilihat secara garis besar suara terbesar masih dipegang oleh partai-partai besar seperti PDI-Perjuangan, Golkar, PKS, Gerindra, PAN, Hanura, dan lain-lain. Untuk Partai Demokrat sendiri, suara yang banyak menandakan bahwa masyarakat Indonesia saat ini masih memberikan kepercayaan kepada Bapak Susilo Bambang Yudoyhono untuk terus memimpin bangsa ini pada periode berikutnya. Beberapa gebrakan-gebrakan yang telah dilakukan beliau dirasakan mampu memberikan iklim perubahan yang akan berdampak pada terciptanya Good and Clean Government. Salah satu diantara gebrakan tersebut adalah dengan membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat ini diketuai oleh Bapak Antasari Azhar, seorang tokoh yang sangat saya kagumi karena komitmen, kredibilitas, dan integritas beliau begitu kuat dalam memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.

Kalau dikilas balik mengenai sejarah terbentuknya KPK ini, terkadang saya tertawa dalam hati. Kenapa tidak, KPK sebagai salah satu komisi yang dibentuk oleh Presiden atas persetujuan DPR-RI dengan kewenangan tugas untuk melakukan pengawasan dan menindak kepada siapa saja pejabat-pejabat pemerintahan yang telah melakukan penyimpangan malah dalam perjalanan tugasnya yang banyak ditindak adalah anggota-anggota DPR sendiri karena telah terbukti telah melakukan korupsi. Mungkin diantara anggota DPR yang terangkap itu ada yang berpikir seperti ini, "Coba seandainya dulu permohonan pembentukan KPK tidak saya setujui ya, pasti saya akan tetap adem ayem sampai saat ini". Ya meskipun bagaimana kebenaran tetaplah kebenaran dan kejujuran tetaplah diatas segala-galanya.

Kesimpulannya, pada kesempatan kali ini saya hanya mengambil satu contoh dari gebrakan positif yang telah dilakukan oleh pemimpin kita saat ini. Masih banyak gebrakan-gebrakan lainnya yang jika saya jelaskan di postingan ini mungkin jumlahnya akan mencapai bertriliun-triliun kalimatnya (seperti ucapannya Mas Tukul, hehehe...). Itulah yang membuat rakyat Indonesia masih percaya kepada Anda saat ini. Tetap amanah dan lakukan apa yang rakyat inginkan, Insya Allah Anda akan tetap menjadi pemimpin pada periode berikutnya. Aminn...

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Golput Lagi... Golput Lagi...

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | , | 3 komentar »

Untuk ketiga kalinya saya tidak memberikan hak pilih saya dimana setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2004 dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Barat Tahun 2008, pada pemilihan caleg hari ini saya kembali tidak menggunakan hak pilih saya. Ya terserah deh mau dibilang Golput atau bukan, namun yang pasti pada pemilihan kali ini saya tidak memperoleh undangan dari RT setempat. Hal ini mungkin dikarenakan Kartu Keluarga (KK) saya baru jadi sekitar 4 hari sebelum hari pencontrengan, sedangkan KTP saya dan istri masih sedang diproses di Kantor Camat karena kehabisan blangko KTP sehingga dengan terpaksa menggunakan KTP sementara yang hanya berlaku selama 3 bulan.

Sebenarnya pada saat satu hari menjelang pelaksanaan pemilihan, ada perwakilan dari Ketua RT setempat yang datang ke rumah saya untuk membagikan undangan mencontreng. Namun setelah dicari-cari rupanya undangan buat saya dan istri tidak ada dikarenakan nama saya dan istri belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) RT setempat. Katanya sih ngga masalah jika tidak ada undangan, cukup bawa Kartu Keluarga (KK) asli pada saat memilih di TPS terdekat.

Pada awalnya untuk pemilihan kali ketiga ini saya berniat untuk memberikan hak pilih saya dan saya telah menetapkan calon-calon yang akan saya contreng untuk tingkat DPRD II, DPRD I, DPD, dan DPRD-RI. Akan tetapi, pada hari pemilihan yang jatuh pada tanggal 9 April 2009, secara kebetulan saya jatuh sakit diakibatkan oleh perubahan cuaca di Pontianak yang saat ini boleh dibilang tidak stabil (kadang panas kadang hujan). Pengen sih turun ke TPS terdekat buat mencontreng, tapi apa daya badan tak mampu untuk bergerak. Ada sih kepikiran untuk memaksain diri turun buat mencontreng, tapi setelah dipikir-pikir ngapain juga harus sampai segitunya. Menurut saya sih hilang satu suara ngga terlalu berpengaruh dengan jumlah semua suara yang terkumpul, lagipula apakah mereka akan peduli dengan kondisi saya saat ini jika seandainya saya memaksakan diri untuk mencontreng? Ngga jamin deh... Yang ada malah kondisi kesehatan saya akan tambah memburuk. Bener ngga??

Golput sebenarnya bukanlah pilihan bagi saya namun keadaan politik saat inilah yang memaksa saya untuk memilih golput. Jika golput diharamkan oleh fatwa MUI karena telah menjadi kewajiban kita untuk memilih pemimpin (khalifah) dan bagi siapa saja yang tidak menjalankannya akan menjadi dosa bagi dirinya, sekarang bagaimana kalau seandainya kita salah memilih pemimpin (khalifah)? Saking banyaknya partai politik yang ikut serta dalam Pemilihan Umum 2009 beserta dengan calon legislatifnya masing-masing membuat kita saat ini mengalami yang namanya "Bingung untuk Memilih". Dengan berbagai tips dan trik yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat, mereka memberikan janji-janji manis yang kita sendiri tahu apakah janji manis tersebut akan diwujudkan atau tidak setelah mereka naik menjabat nanti. Allahu'alam...

Tentunya akan menjadi beban moral tersendiri jika seandainya calon-calon legislatif yang telah kita pilih ternyata melakukan penyimpangan dan kesalahan dimana yang akan menanggung akibatnya adalah kita sendiri sebagai masyarakat Indonesia tercinta. Bukan maksud hati ingin memvonis namun kenyataannya berkata demikian. Belakangan ini banyak kita lihat anggota-anggota DPR ditangkap karena telah melakukan korupsi yang nilainya tidak tanggung-tanggung mencapai miliaran rupiah, darimana uang tersebut diperolehnya kalau bukan dari rakyat. Intinya saat ini yang patut menjadi pertanyaan adalah "Apakah kita akan memilih atau tidak?", bukannya "Partai apa atau siapa yang akan kita pilih nanti?". Bagai buah simalakama "Mau Memilih Ibu yang Mati, Ngga Memilih Bapak yang Mati". Hayoo...pilih yang mana??.

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Apa Sih April Mop Itu??

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 4 komentar »

April MopBagi sebagian orang, hari pertama di bulan April dirayakan sebagai April Mop atau istilah kerennya "April Fools Day". Tidak heran bagi saya jika pada hari ini ada diantara teman-teman saya yang mengirimkan pesan atau menelepon saya yang menginformasikan bahwa si A kecelakaan, si B putus cinta, si C minggat, atau lain-lain yang intinya hanya ingin mengejutkan saya saja. Saya sih hanya akan melakukan konfirmasi ke yang bersangkutan aja karena mana juga kita tahu jika secara sangat kebetulan informasi yang diberikan teman saya itu benar (bukan karena tertipu yach...).

Terkadang saya heran kenapa orang-orang ada yang merayakan April Mop ini. Apa sih untungnya bagi mereka? Apa dasarnya April Mop ini dilaksanakan? atau Kenapa April Mop ini bisa menjadi tren di masyarakat khususnya kalangan remaja? Nah, karena pertanyaan itulah kali ini saya ingin mengangkat tema mengenai tren April Mop. Simak aja tulisan saya dibawah ini:

Sejarah April Mop

Mungkin diantara teman-teman Blogger ada yang bertanya, apa sih April Mop itu? Dari berbagai informasi yang saya peroleh di Internet, ada beberapa pendapat yang berkaitan dengan sejarah April Mop tersebut, yaitu :

1. Hari April Fools diduga mulai diperingati pada abad ke 16 di Perancis,. Menurut keterangan pada website USIS dulu awal tahun baru itu jatuh pada tgl 1 April. Cara merayakannya mirip dengan sekarang, dengan pesta, dansa dansi hingga pagi. Kemudian th 1562, Paus Gregory memperkenalkan kalender baru yang tahunnya diawali bulan Januari. Tetapi ada beberapa kalangan yang belum dengar atau tidak percaya adanya perubahan ini. Jadi mereka terus memperingati tahun baru pada tanggal 1 April. Orang2 inilah yang disebut April Fools atau secara harafiah berarti orang2 yang tertipu di bulan April.

2. Teori lain yang dimuat The Washington Post mengatakan tradisi ini dimulai pada jaman Romawi kuno, saat orang merayakan festival Ceres awal April. Ceres adalah dewi panen yang putrinya diculik Pluto, dewa dunia gaib. Ceres diceritakan mengikuti gema suara teriakan anaknya, hal yang mustahil, sebab gema sangat sulit dicari sumber asalnya. Sehingga Ceres dikatakan melaksanakan “a fools errand” atau tugas orang bodoh.

3. Di Perancis ,disebut Poisson d’avril atau ikan April. Mereka percaya ikan kecil itu gampang tertangkap atau tertipu.Di Skotlandia istilahnya April gowk, yang berarti burung tekukur yang disana melambangkan kepolosan. Di sana, April Fools Day malah diperingati selama dua hari. Hari kedua khusus untuk meledek anggota badan dan disebut Taily Day. Oke2 aja kalau anda menempel tulisan “Kick Me” pada bokong teman anda. Lain lagi di Inggris, kalau anda tertipu and disebut April noddie. Di Indonesia sendiri populer dengan nama April Mop. Dalam bahasa Belanda mop berarti kelakar.

Siapa Saja Ikut Merayakan April Mop

Pada hari ini orang percaya bahwa boleh-boleh saja membohongi orang lain. Misalnya menelepon orang untuk datang kerja padahal itu hari liburnya atau menukar isi tempat gula dengan garam atau memajukan jam seseorang sehingga ia hadir di suatu acara lebih awal dan masih banyak lelucon klasik lainnya. Selain itu, beberapa website juga ikut menawarkan cara-cara untuk membohongi korban anda pada hari ini seperti april1st.net, computer pranks.com. dan thefreesite.com

Media massa juga sering ikut memainkan lelucon pada hari yang oleh beberapa kalangan dianggap wajib untuk berbohong. Menurut snopes2.com, Lelucon sukses berhasil disebarkan sebuah stasiun radio di Canada, yang menyiarkan bahwa the Royal Canadian Mint, mencetak koin dua dolaran yang terbuat dari emas murni. Hebohlah pendengar mencarinya dalam kumpulan receh mereka. Sampai tangan pegal juga ngga bakal ketemu.

Salah satu kelakar yang sukses disiarkan media adalah yang pernah dilansir Panorama, acara TV BBC Inggris di tahun 1957. Penyiarnya mengatakan musim semi datang lebih awal tahun ini, dengan demikian panen spaghetti atau mi Itali itupun siap lebih awal. Laporan ini disertai video yang menggambarkan wanita petani yang sedang memanen spaghetti dari pohon. Tak lama setelah ditayangkan, BBC kebanjiran telepon yang menanyakan di mana persisnya acara panen itu dan dimana mereka bisa membeli pohon spaghetti! Heh…what next? Pohon nasi goreng?

Intinya??

Dari beberapa informasi diatas dapat saya tarik satu kesimpulan bahwa inti dari perayaan April Mop ini adalah Membohongi atau Dibohongi. Atau dengan kata lain bagi siapa saja yang merayakannya bisa dimasukkan dalam kategori "Pembohong". Jadi ingat cerita komedi berjudul "Abdel dan Temon" yang dalam kesehariannya saling membohongi satu dengan yang lainnya. Jika kita umpamakan dengan April Mop, yang membohongi adalah Abdel sedangkan yang dibohongi adalah Temon. Bener ngga??.

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Ulang Tahunku yang Pertama...

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 2 komentar »

Blogger AkuntanHari ini, tepatnya setahun yang lalu merupakan saat dimana pertama kalinya saya berkenalan dengan yang namanya Blog. Sebenarnya bisa dibilang ngga sengaja sih karena dulunya saya ngga terlalu paham dengan dunia blog, ke internet paling hanya buat sekedar browsing, chatting, YM, dan buka email. Nah kebetulan pada saat itu saya kenal dengan Bang Mering, Bang Yaser, dan Mbak Louise melalui salah satu event seminar gratis yang temanya saya sudah lupa (maklum sudah mulai pikun, hehehe...). Merekalah orang-orang yang berjasa membentuk saya menjadi seorang Blogger hingga detik ini. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih banyak buat mereka.

Setelah seminar itu saya mulai mencoba-coba untuk membuat blog. Dengan berbekalkan buku yang saya peroleh pada saat seminar, kebetulan pada saat mengikuti seminar tersebut saya memperoleh hadiah doorprize dari panitia berupa buku yang berisikan cara-cara untuk membuat blog (judulnya saya lupa), saya membuat sebuah blog bernama Accounting Community. Blog tersebut merupakan blog komunitas yang saya buat dengan maksud untuk berbagi ilmu bagi para komunitas akuntansi di Indonesia. Pada saat itu belum ada kepikiran untuk membuat blog-blog lain karena waktu yang sangat terbatas.

Dalam perjalanannya, saya mulai mencoba untuk membuat blog yang bersifat Personal karena saya berpikir tidak mungkin menggunakan Blog Accounting Community sebagai media "cuap-cuap" saya. Sebagai seorang yang benar-benar newbie dalam Dunia Blog, perlu waktu yang tidak sebentar untuk bisa belajar dan paham dengan seluk beluknya. Akan tetapi, dengan keinginan yang kuat pada akhirnya saya sedikit banyak bisa mempelajarinya.

Setelah melalui banyak pembelajaran, akhirnya pada awal tahun 2009 kemarin blog personal saya tercipta dengan nama http://yudi-akuntan.blogspot.com atau http://www.yudi-akuntan.co.cc. Blog inilah yang saat ini menjadi media "cuap-cuap" saya dimana melalui blog ini saya bisa bercerita banyak mengenai berbagai macam hal yang saya temui dan alami.

Tidak terasa satu tahun telah berjalan. Banyak manfaat yang bisa saya peroleh dari Ngeblog, selain saya bisa bertemu dan berkenalan dengan teman-teman sesama Blogger diseluruh dunia, saya juga bisa memperoleh banyak informasi dan ilmu yang secara tidak langsung menambah wawasan saya. Intinya, saat ini blog telah menjadi bagian dari hidup saya dan sampai kapanpun saya akan terus bercerita dan berbagi di blog saya.
Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

BlackBerry, antara Kebutuhan dan Keinginan??

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 2 komentar »

BlackBerryTulisan ini terinspirasi dari seorang calon konsumen yang kebetulan akan mengajukan aplikasi pembiayaan untuk satu unit BlackBerry melalui perusahaan saya. Sekilas memang tidak ada masalah dengan aplikasi tersebut, akan tetapi jika diperhatikan secara seksama ada sesuatu yang janggal pada aplikasi tersebut. Selain juga karena harganya yang masih lumayan mahal yaitu sekitar 7 jutaan, pekerjaan calon konsumen tersebut hanyalah seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu Instansi di kotaku tercinta. Bukan bermaksud untuk merendahkan jenis pekerjaan seseorang, akan tetapi disini saya hanya ingin memberi gambaran mengenai apa saja yang dibutuhkan atau diinginkan seseorang.

Kita tahu belakangan ini di Indonesia sedang terjadi yang namanya demam BlackBerry. Saat ini siapa sih yang ngga tahu dengan yang namanya BlackBerry, sebuah perangkat genggam yang memiliki banyak fitur dan fasilitas yang cukup mumpuni bagi mereka yang memiliki tingkat mobilitas yang cukup tinggi. Salah satu fitur unggulan yang dimiliki oleh BlackBerry ini adalah push e-mail. Fitur ini mendapat sebutan push email karena seluruh surat baru, daftar kontak, dan informasi jadwal (calendar) “didorong” masuk ke dalam BlackBerry secara otomatis.

Terlepas dari beberapa keistimewaan BlackBerry diatas, demam BlackBerry saat ini menyebabkan banyak orang yang ingin memiliki dan mencoba perangkat canggih tersebut. Mungkin ada beberapa diantaranya yang ingin memilikinya hanya sekedar iseng-iseng saja karena kebetulan mereka memiliki kemampuan finansial yang cukup, atau mungkin ada yang benar-benar ingin memilikinya karena mereka butuh dengan perangkat tersebut.

Yang jadi masalah sekarang adalah ada juga beberapa diantaranya yang ingin memiliki perangkat canggih tersebut hanya agar terlihat "prestise" di depan teman-temannya. Udah tahu kemampuan ekonomi pas-pasan, eh masih mau beli lagi yang namanya BlackBerry dengan harganya saat ini masih sangat tinggi. Masa kemana-mana BlackBerry-nya hanya mau ditenteng saja, ngga lucu kan? Jadi ingat cerita teman saya yang juga punya keinginan untuk membeli BlackBerry, padahal baru saja 3 bulan yang lalu dia membeli sebuah handphone Nokia E61.

Disaat ekonomi sedang "jatuh" saat ini, seharusnya kita bisa menahan diri dari keinginan-keinginan yang selalu menggoda kita. Kalau mau diturutkan, saya juga memiliki keinginan untuk punya ini, untuk punya itu, mau ini, mau itu, yang jika dikonversikan ke nilai mata uang rupiah nilainya bisa mencapai jutaan rupiah. Namun apakah saya sekarang butuh akan hal itu? Belum tentu kan? Alangkah baiknya jika kita sekarang lebih bijaksana dan bisa membedakan antara Kebutuhan dengan Keinginan.

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Akhirnya Datang Juga...

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 12 komentar »

Lomba Blog BugiaksoSetelah ditunggu-tunggu hampir selama 1 bulanan, akhirnya bingkisan dari Mas Bugiakso datang juga. Bingkisan berupa baju kaos berwarna hitam dengan tulisan "Aku Untuk Negeriku" dan "www.bugiakso.com" dibagian depannya dan logo lomba blognya dibagian belakangnya itu merupakan hadiah hiburan dari Mas Bugiakso karena saya telah berpartisipasi sebagai salah satu peserta lomba blog yang diadakan oleh Mas Bugiakso dengan tema "Aku Untuk Negeriku". Meskipun yang diperoleh adalah hadiah hiburan, namun saya sudah merasa senang sekali karena ada kenang-kenangan yang bisa saya dapat selama mengeblog sekaligus menjadi pengalaman pertama saya mengikuti lomba blog. Semoga aja dilain kali saya bisa memperoleh hadiah yang lebih besar dari ini, Amin...

Sebenarnya saya sempat mengira bingkisan tersebut tidak bakalan datang karena jangka waktunya sudah terlalu lama. Tapi perkiraan saya tersebut ternyata salah karena pada saat saya kerumah orang tua saya buat meminjam mobil, saya melihat bingkisan dari Mas Bugiakso tersebut telah ada diatas meja belajar adik saya. Kebetulan pada saat itu saya mau menjemput istri saya ke bandara Supadio, tanpa pikir panjang lagi saya langsung memakai baju tersebut dan langsung cawww...

Sesampainya di bandara Supadio, tidak lupa saya meminta tolong kepada istri saya untuk mengabadikan foto saya dengan memakai baju dari Mas Bugiakso tersebut. Hitung-hitung bisa buat promosi blognya Mas Bugiakso sekaligus promosi bandara udara terbesar di Kalimantan Barat yaitu Supadio. Lihat aja fotonya tuh dibawah, keren kan ? Hehehe...


Oh iya, buat Mas Bugiakso saya ucapkan ma kasih banyak buat bingkisannya yach. Semoga aja tetap sukses selalu dan bisa menjadi "Presiden Perubahan". Biarpun tidak bisa menjadi Presiden dalam artian sebenarnya, namun menjadi Presiden di Negeri Blog sudah cukup membuktikan bahwa Mas Bugiakso memiliki kemampuan untuk memimpin (masa hanya Negeri Impian saja yang punya Presiden sedangkan Negeri Blog ngga punya, bener ngga?).

Buat teman-teman blogger yang lain, salam sukses dan salam kenal dari saya yang merupakan salah satu dari sekian banyak anggota komunitas "Borneo Blogger". Semoga dengan banyaknya kompetisi-kompetisi blog yang diadakan, dapat menambah semangat kita untuk tetap menjadikan dunia blog sebagai salah satu bagian hidup kita. Jadikan blog sebagai salah satu cara untuk menuangkan ide serta gagasan kita yang dapat bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya. Hidup ngeblog...

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Hati-hati Penipuan Berkedok Undian dari Unilever Indonesia

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 0 komentar »

Penipuan Berkedok UndianBeberapa hari yang lalu ketika saya pulang dari Mini Market didekat rumah, secara tidak sengaja saya menemukan sebuah bungkusan Rinso sachet yang masih terbungkus rapi terletak didepan rumah. Saya sempat heran karena sebelum saya pergi, saya tidak ada melihat bungkusan itu di depan rumah. "Siapa yang membuangnya disini yach??" demikian saya bertanya dalam hati. Yang membuat saya tambah kaget, begitu bungkusan Rinso itu saya buka, saya mendapatkan sepotong kertas dan sebuah kupon kecil yang berisikan tulisan mengenai "Promo Hadiah Langsung" dari PT. Unilever Indonesia Tbk.

Sebenarnya kejadian ini pernah dialami oleh adik saya yang pada saat itu memperoleh undian tersebut dari dalam bungkusan sabun "Lifebuoy" yang dibelinya di warung. Pada awalnya sih dia merasa penasaran dengan undian itu karena undian tersebut diperolehnya dari dalam bungkusan yang masih tertutup rapat tanpa ada cacat sekalipun. Apalagi begitu kupon undiannya digesek, ternyata hadiah yang diperoleh adalah satu unit Mobil Kijang Innova. "Wahh...rezeki nomplok nih" mungkin begitu respon adik saya pada saat itu. Tanpa pikir panjang dia langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di kupon tersebut untuk mengklaim "hadiah" yang telah diperoleh.

Nah, pada saat konfirmasi by phone inilah kejanggalan-kejanggalan mulai terlihat. Pada awalnya semua masih berjalan secara normal dimana dengan nada bicara yang ramah dan sopan, seseorang yang mengangkat telepon disana mengatakan bahwa sesuai dengan nomor kupon yang disebutkan, adik saya berhak atas satu unit Mobil Kijang Innova yang merupakan hadiah dari "Promo Hadiah Langsung" yang diadakan oleh PT. Unilever Indonesia Tbk. Dan untuk mengambil hadiah tersebut, adik saya diminta untuk mengirimkan sejumlah uang yang menurutnya adalah pajak hadiah yang mesti ditanggung oleh pemenang.

Permintaan orang itulah yang membuat adik saya curiga karena dimana-mana, pajak hadiah dibayarkan pada saat pemenang telah menerima hadiahnya secara langsung. Itupun biasanya disaksikan oleh Notaris agar legalitasnya lebih kuat. Karena merasa akan ditipu, dengan nada agak kasar adik saya mengatakan kepada orang itu "Anda mau menipu saya yach? Awas ya, saya laporkan ke polisi nanti". Beberapa saat kemudian sambungan teleponnya langsung diputus dan ketika dicoba untuk dihubungi kembali, nomor tersebut tidak pernah diangkat.

Melalui tulisan ini, saya hanya ingin memperingatkan kepada rekan-rekan blogger semua bahwa sekarang sangat banyak penipuan-penipuan yang terjadi dengan berbagai macam modus. Ya salah satu diantaranya modus yang baru saya ceritakan diatas. Jika dilihat sekilas, memang kupon tersebut mirip dengan aslinya. Akan tetapi, begitu diperhatikan dapat diketahui bahwa undian tersebut palsu. Kebetulan iseng-iseng saya menggesek kupon undian yang saya peroleh dari bungkusan Rinso tersebut dan seperti pengalaman adik saya juga, isinya juga sama yaitu satu unit Mobil Kijang Innova. Dibawah ini saya tampilkan foto dari brosur dan kupon undian "Promo Hadiah Langsung" yang saya peroleh, sekilas memang mirip bukan?.


Hanya sekedar buat catatan, apabila diantara teman-teman ada yang mengalami kasus yang serupa, cukup dicuekan aja. Atau kalau mau balas iseng, coba ditelepon aja nomor yang ada di kuponnya dan dikerjain balik. Satu hal yang pasti, produsen apapun yang mengadakan undian berhadiah pasti akan mengumumkan ke media massa maupun elektronik. Dan bagi siapa saja yang menjadi pemenangnya akan dihubungi langsung oleh produsennya, bukan malah pemenang yang menghubungi produsennya. Demikian sedikit pengalaman dari saya, semoga bermanfaat.

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Ketiban "Award" dari Langit

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 7 komentar »

Blog AwardPada awalnya sempat kaget juga begitu melihat ada pesan dari Mas Matias yang isinya "Dapat Award Om...". Kirain hanya bercanda aja, sekali dilihat link blognya ternyata blog saya termasuk dalam salah satu diantara lima blogger yang diberikan oleh Mas Matias. Ngga tahu apa dasarnya sehingga blog saya bisa menjadi salah satu diantara kelima blog yang dipilih, namun yang pasti saya merasa sangat senang aja karena Award ini akhirnya jatuh ke blog saya. Berarti blog yang saya buat ini memiliki daya tarik sehingga membuat Mas Matias memilih blog ini, bener ngga Mas?

Karena Award ini sifatnya bergilir, maka saya akan memberikan Award ini kepada lima orang yang saya pilih berdasarkan kriteria sendiri. Jangan complaint yach bagi yang ngga dapet, hehehe....

Oh iya, sebelumnya bagi blogger yang mendapat Award ini diharapkan :

1. Meletakkan Logo di Blogmu
2. Meletakkan Link Blog yang Telah Memberimu Award
3. Berikan ke Blog Lain
4. Buat Link Blog Lain yang Kamu Berikan Award
5. Tinggalkan Pesan di Blog Mereka

Adapun ke lima blogger tersebut, antara lain :

1. Attayaya (Kategori Blog Pemula)
2. Mas Abdul Gamal (Kategori Blog Informatif)
3. Mas Uziek (Kategori Blog Akuntansi)
4. Eddy Biz (Kategori Blog Adsense)
5. Mbak Louise (Kategori Blog Bisnis Online)

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Cihui...Harga Blogku Naik Lagi

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 3 komentar »

Harga BlogIseng-iseng kemarin saya mengecek harga blog Accountancy is My Life milik saya. Saya hanya mau melihat apakah selama satu bulan ini, blog Accountancy is My Life saya mengalami pergerakan dalam hal traffic maupun page ranknya. Maklumlah, sebagai salah seorang blogger mania, merupakan kepuasan tersendiri dapat melihat blog kita ramai dikunjungi blogger-blogger dari belahan dunia yang lain. Hal itu berarti apa yang telah kita tuangkan kedalam blog tersebut memiliki manfaat yang positif bagi para pembacanya sehingga mereka sering berkunjung untuk memperoleh suatu informasi yang mereka butuhkan.

Gambar disamping merupakan tampilan harga blog saya ketika pertama kali saya cek sekitar sebulan yang lalu. Kebetulan saat itu umur blog saya masih baru 1 bulan dan ketika saya cek, blog saya ini dihargai sekitar $1,693.32 (lumayan ya kalo dikonversi ke rupiah bisa dapet sekitar 15 jutaan, hehehe...). Sebenarnya bukan nilai uang yang saya harapkan disini. Harga yang tertera disitu hanyalah sebuah "tebakan" yang menggambarkan keadaan traffic blog kita pada saat itu. Masalah akurat atau tidaknya nilai tersebut, hanyalah sistem itu sendiri yang tahu.

Harga BlogSekarang kita perhatikan tampilan gambar disamping ini. Dapat dilihat untuk harga blog saya untuk saat ini telah mengalami peningkatan menjadi $5,645.40 (naik sekitar 3 kali lipat dari harga pertama). Dalam hati tentunya saya senang karena di "alam sana", blog saya terus berkembang dan bermanfaat. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peranan pengelola blognya yang selalu merawat blognya dengan baik dan terlihat profesional sehingga para pengunjung dapat betah untuk sekedar membaca-baca informasi yang ada didalam postingan kita. Bagi temen-temen blogger yang ingin mengecek harga dari blognya masing-masing, bisa langsung ke sini.

Sumber : Dwi Wahyudi, SE


Read More ...
Bookmark and Share

Anggota DPR Tertangkap KPK Lagi

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 4 komentar »

Bukan berita yang baru lagi jika KPK sampai saat ini terus melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para pejabat-pejabat yang memiliki indikasi telah melakukan korupsi. Seperti yang diberitakan barusan dimana KPK telah berhasil menangkap salah seorang Anggota DPR RI Komisi V yang bernama Abdul Hadi Jamal. Penangkapan sendiri dilakukan setelah KPK melakukan pengintaian selama beberapa hari hingga pada tanggal 02 Maret 2009, KPK menangkap basah Abdul Hadi Djamal bersama Darmawati di pinggir Jl.Sudirman. Darmawati adalah seorang pegawai Ditjen Perhubungan Laut Departemen Perhubungan yang menurut pengakuan selama ini menjadi perantara antara Abdul Hadi Djamal dengan Hontjo Kurniawan yang merupakan Komisaris PT.Kurnia Jaya Wira Bakti.

Dugaan Menerima Suap

Abdul Hadi Djamal diduga menerima suap karena pada saat penangkapan, di mobil yang ditumpangi Abdul Hadi Djamal dan Darmawati ditemukan uang senilai $90 dan Rp.54.000.000,- dimana setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata uang tersebut merupakan balas jasa dari pengusaha Hontjo Kurniawan agar bisa mendapatkan Proyek Dermaga dan Bandara di Wilayah Indonesia Timur. Sebelumnya Hontjo Kurniawan juga mengaku pernah menyerahkan uang dalam 2 tahap yaitu tahap pertama senilai Rp.2.000.000.000,- dan tahap kedua senilai Rp.1.000.000.000,- kepada Abdul Hadi Djamal. Untuk uang senilai Rp.1.000.000.000,-, Abdul Hadi Djamal mengalirkan kepada Johny Allen Marbun yang juga merupakan anggota DPR RI dari Partai Demokrat. Tapi setelah dilakukan konfirmasi ke Johny Allen Marbun, beliau mengaku tidak mengenal dengan Hontjo Kurniawan sedangkan Abdul Hadi Djamal dikenalnya karena sama-sama merupakan anggota DPR RI.

Pukulan Telak bagi PAN

Peristiwa penangkapan Abdul Hadi Djamal ini tentunya menjadi satu pukulan telak bagi partai yang selama ini telah mengusung mengusung beliau yaitu Partai Amanat Nasional (PAN). Betapa tidak, seminggu sebelum kejadian PAN menyatakan "perang" terhadap segala bentuk korupsi dan dalam pertemuan antara KPK dengan parpol-parpol pada saat itu Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir sempat berkelakar bahwa PAN adalah singkatan dari Partai Anti Ngorupsi. PAN sendiri dalam hal ini menyerahkan semua keputusan kepada KPK dan PAN telah mengambil kebijakan untuk sementara waktu memberhentikan Abdul Hadi Djamal sebagai salah satu pengurus PAN sampai dapat dibuktikan Abdul Hadi Djamal bersalah atau tidak.

Tidak hanya itu saja, banyak masyarakat yang berasal dari Sulawesi Selatan kecewa dengan adanya berita penangkapan ini karena Abdul Hadi Djamal merupakan salah satu caleg yang mengajukan dirinya kembali untuk dipilih dibawah bendera PAN dengan daerah pemilihan Sulawesi Selatan. Abdul Hadi Djamal sendiri merupakan putra Sulawesi Selatan yang selama ini dikenal sebagai sosok yang peduli dan tanggung jawab terhadap daerahnya. Banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan beliau dimana salah satu diantaranya adalah mengubah bandara Hasanuddin menjadi salah satu bandara internasional di Indonesia.

Berganti Tampilan Blog

Selain menjadi anggota DPR RI, Abdul Hadi Djamal juga merupakan seorang Bloggerian (sebutan untuk orang-orang yang suka ngeblog) dan blog yang telah dibuat beliau adalah http://abdulhadijamal.blogspot.com. Saya mengerti beliau membuat blog tersebut dengan tujuan agar bisa lebih mendekatkan diri kepada orang-orang yang mengenal beliau karena saat ini banyak orang-orang yang menggunakan blog sebagai sarana untuk memperoleh informasi (hari gene ngga punya blog??). Nah yang menjadi masalah sekarang adalah sejak peristiwa ini terungkap, banyak cacian dan makian yang ditujukan melalui blog beliau. Ya mungkin cacian dan makian tersebut berasal dari orang-orang yang merasa kecewa dengan beliau atau bisa saja itu merupakan ulah dari oknum-oknum yang ingin menambah panas suasana.

Sebenarnya saya juga merasa penasaran mengenai perkembangan blog beliau akhir belakangan ini dan setelah membaca berita ini, saya langsung mencatat alamat blog beliau karena belum sempat untuk membukanya diakibatkan kesibukan pekerjaan di awal bulan. Beberapa hari kemudian, akhirnya saya mencoba untuk berkunjung ke blognya beliau dan saya sempat kaget karena tampilan blognya telah berubah 180 derajat. Tidak terlihat lagi tampilan yang sebenarnya milik Abdul Hadi Djamal, melainkan telah berganti menjadi tampilan biasa yang isinya hanya terdiri dari 3 postingan yang masing-masing berjudul Membela? Ndak Juga Bro, Bukan Untuk Saya dan Bukan Untuk Partai !!!, dan Korup? Di Makassar Saja Pak Hadi Tidak Punya Rumah.... Sedangkan untuk header blognya, dituliskan suatu kalimat "Perjuangan Tidak Berakhir di Ujung Terali Besi Pak !!!".

Mmm... saya sempat terkesima melihat tampilan "baru" dari blog Abdul Hadi Djamal tersebut. Dalam hati saya langsung berpikir siapa yang telah mengganti tampilan dan membuat postingan di blog barunya Abdul Hadi Djamal. Kemungkinan terbesar sih orang tersebut merupakan orang yang simpatik dengan Abdul Hadi Djamal dan tahu bagaimana keadaan beliau yang sebenarnya sehingga berani menunjukkan bentuk penolakannya dengan membuat cerita yang menurutnya itu benar. Bisa keluarga atau kerabat Abdul Hadi Djamal. Allahu'alam...

Dari kacamata pribadi, saya sebenarnya juga sependapat dengan orang yang membuat blog tersebut. Bukan ingin membela atau apa, kita termasuk saya hanya mengenal beliau dari luar. Sedangkan dalam kehidupan yang sebenarnya, kita tidak tahu bagaimana sikap dan tingkah lakunya kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Bisa jadi beliau melakukannya karena khilaf atau ada kemungkinan beliau juga dijebak oleh oknum yang ingin menjatuhkan beliau. Terus terang saya tidak mengenal sama sekali dengan yang namanya Abdul Hadi Djamal dan saya tetap akan berpendapat yang sama jika ada orang-orang lain yang mengalami kasus serupa.

Saya hanya ingin mengingatkan, kita ini hanya manusia yang memiliki sifat khilaf. Dan menurut Bang Napi, kejahatan tidak hanya terjadi karena niat pelakunya tetapi juga karena ada kesempatan. Waspadalah..waspadalah.... (ngiklan banget yach..). Saya yakin apabila kita dihadapkan pada keadaan yang sama dengan beliau, kemungkinan besar kita pasti akan melakukan hal yang sama. Sama juga kisahnya beberapa pejabat di Indonesia yang saat ini berkuasa dimana dulu waktu masih menjadi mahasiswa, mereka adalah aktivis-aktivis yang vokal terhadap pemerintah. Setelah mereka "direkrut" dan diberi jabatan dan kedudukan yang wah, mereka juga ngga bisa bersuara lagi kan?? Dan justru mereka itulah biangnya korupsi di negeri ini. Memang hal itu sangat sulit untuk dibuktikan karena di Indonesia, hukum dibuat justru untuk dilanggar. Hanya Allah SWT lah yang tahu bagaimana tindak tanduk mereka yang sebenarnya.

Sebagai penutup cerita, saya ucapkan salut kepada KPK karena selama ini selalu berusaha dan bekerja keras untuk membasmi segala bentuk korupsi di negeri tercinta ini. Hanya satu lembaga di Indonesia yang masih saya percaya yaitu KPK, selain itu kita tahu sama tahu aja lah. Buat Bapak Antasari Azhar, tolong tetap pertahankan kapasitas KPK ya Pak sebagai satu-satunya lembaga pemerintah yang independen dan anti korupsi. Keep solid and always success... (bL4ckC4Tz)


Read More ...
Bookmark and Share

Hari Gene Masih Perawan ??

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 5 komentar »

Seks PranikahKalimat diatas merupakan sindiran dari saya sebagai bentuk penolakan saya terhadap maraknya perilaku seks bebas yang saat ini telah menjadi rahasia umum di kalangan ABG-ABG yang umurnya rata-rata baru belasan tahun. Saat sekarang ini, jumlah para remaja yang menganut perilaku seks bebas sangat banyak sehingga kita hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala saja. Hal ini saya ketahui setelah saya memperoleh info dari temen saya yang bekerja di Rumah Sakit Jiwa yang ada di Kalimantan Barat. Kebetulan teman saya ini adalah seorang tenaga perbantuan di RS Jiwa tersebut dan selama ini beliau bertugas untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang-orang yang ingin melakukan cek darah untuk mengetahui dirinya terjangkit virus HIV-AIDS atau tidak.

Menurutnya, yang melakukan pemeriksaan tersebut justru banyak dari kalangan-kalangan remaja atau ABG yang umurnya rata-rata masih baru belasan tahun. Sungguh ironis memang kenyataan yang terjadi, dari sekian banyak alasan yang diutarakan mereka, ada dua alasan yang paling banyak disebutkan yaitu : Pertama, mereka merupakan pemakai narkotika yang pernah menggunakan jarum suntik sebagai media perantaranya dan Kedua, mereka pernah melakukan seks pranikah dengan pasangannya masing-masing.

Tidak dapat dipungkiri lagi jika saat ini bangsa kita tengah menghadapi yang namanya "Sindrom Negara Berkembang". Perkembangan jaman dan teknologi yang terjadi saat ini tidak disertai dengan perkembangan keimanan dan ketakwaan pada diri pribadi masing-masing membuat diri kita tidak mampu untuk menyaring semua perubahan yang terjadi akibat dari perkembangan jaman dan teknologi tersebut sehingga pada akhirnya kita akan terjerumus ke dalamnya.

Banyaknya siaran-siaran yang menampilkan kekerasan dan hal-hal yang bersifat porno merupakan satu bentuk perkembangan jaman tersebut, belum lagi banyak VCD/DVD porno yang beredar secara bebas di lingkungan pelajar dan mahasiswa membuat mereka dapat dengan mudahnya mengakses video-video mesum tersebut. Terkadang saya berpikir dalam hati, gimana kedepannya generasi muda kita yang akan membawa bangsa ini jika perilaku mereka tetap seperti ini.

Trend pakaian juga menurut saya menjadi salah satu faktor pendukungnya. Kenapa? Ya karena trend pakaian remaja-remaja saat ini telah mengikuti budaya barat yang pada umumnya menonjolkan bagian-bagian tubuh tertentu sehingga dapat membuat lawan jenisnya tergoda. Pada awalnya mengenakan pakaian yang seksi-seksi, pada saat digoda ama lawan jenisnya eh mereka malah marah (ngga lucu kan??). Kalo emang seperti itu kenapa ngga mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup. Bener ngga??

Kita sebagai bangsa timur memiliki sopan santun dan perangai yang ramah. Jangan samakan dengan bangsa barat yang memiliki budaya yang menganut paham demokrasi liberal sehingga mereka bebas untuk melakukan apapun selama itu tidak melanggar hukum mereka. Untuk masalah seks sendiri, bagi mereka hal itu merupakan suatu hal yang biasa selama itu berdasarkan suka sama suka dan mereka tahu resikonya. Ngga seperti remaja-remaja kita yang setelah diketahui pacarnya hamil, bukannya bertanggungjawab malahan disuruh untuk menggugurkan kandungannya (sadis banget...).

Yang pasti, kalangan remaja yang menganut perilaku seks bebas tersebut termasuk dalam golongan orang-orang yang memiliki pemikiran pendek dan selama hidupnya selalu menganggap hidup ini santai sehingga harus dinikmati sepuas-puasnya. Dan jika mereka ditanya kenapa mereka menganut perilaku seks bebas tersebut, jawaban mereka hanyalah satu yaitu "Hari gene masih perawan??". (bL4ckC4Tz)


Read More ...
Bookmark and Share

Judul Blog = Isi Blog ??

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | , | 6 komentar »

Accountancy is My LifeSetelah sekian lama memikirkannya, saya akhirnya mengambil satu keputusan yaitu mengganti judul banner blog saya dari yang sebelumnya kalimatnya adalah "Disini Aku Merantau..." menjadi "Accountancy is My Life". Ya ngga tahu kenapa rasanya ngga sreg aja dengan judul banner yang pertama karena perasaan ngga nyambung banget (alamat blognya ada kata akuntan masa judulnya Disini Aku Merantau... sih), kecuali di alamat blog saya tersebut ada kata borneo atau pontianak itu mungkin baru nyambung.

Bagi sebagian orang perbedaan makna nama blog dengan judulnya tidak memiliki pengaruh apa-apa, akan tetapi bagi saya baru terpikir sekarang ini ternyata nama blog dengan judul blognya harusnya memiliki hubungan atau keterkaitan yang tentunya akan mempengaruhi fokus yang akan dibahas dalam blog kita, apakah membicarakan seputar kesehatan, politik, tutorial, olahraga, hobbi, de el el. Ya tidak mesti harus seratus persen fokus disitu aja sih karena lama kelamaan pembaca juga akan bosan karena merasa topiknya itu-itu aja. Pinter-pinter si pemilik blog untuk mengatur proporsinya aja antara isi blog yang berkaitan dengan fokus kita dengan isi blog yang menceritakan pengalaman pribadi atau hobi.

Tidak adanya fokus dari suatu pemilik blog mengenai isi dari blognya akan membuat si pemilik blog tersebut akan kebingungan sendiri. Untuk awalnya memang belum terasa efeknya karena blog tersebut masih baru dan isi blog yang dibuat pun masih belum terlalu banyak. Permasalahan akan muncul setelah beberapa lama blog tersebut berjalan, terlalu banyak postingan yang tidak memiliki fokus yang jelas membuat blog tersebut menjadi bias dan tidak memiliki makna yang jelas.

Memang pada awal membuat blog ini saya sempat bingung mengenai kata-kata apa yang cocok buat menggambarkan makna dari blog saya ini. Sempat beberapa hari buat memikirkannya, tapi kalau terus menerus dipikirin ntar malah jadinya ngga terlaksana makanya dengan agak sedikit memaksa terciptalah satu blog dengan nama http://yudi-akuntan.blogspot.com. Kata akuntan sendiri sebenarnya saya ambil bukan karena saya benar-benar seorang akuntan melainkan karena saya seorang alumni mahasiswa jurusan akuntansi untan sehingga kalau disingkat menjad akuntan, hehehe...... (telah dijelaskan secara gamblang pada salah satu artikel yang masuk dalam kategori About Me).

Tapi setelah dipikir-pikir ternyata kata akuntan tersebut telah menjadi satu kata yang memiliki makna bahwa saya memang ditakdirkan untuk menjadi seseorang yang selalu berkecimpung didalam bidang akuntansi. Lihat aja di Curriculum Vitae saya dimana dari SMU, Kuliah, hingga memasuki dunia kerja sekarang selalu dilatarbelakangi dengan bidang akuntansi. Kalau mau dibilang bosan sih ya bosan juga tapi kalau ngga kayak gitu, kapan kita bisa menjadi expert dibidang itu. Bener ngga?? Nah, berdasarkan beberapa alasan tersebutlah pada akhirnya saat ini saya mengganti judul blog saya menjadi "Accountancy is My Life" atau bisa dikatakan bahwa Akuntansi adalah Hidupku. (bL4ckC4Tz)


Read More ...
Bookmark and Share

Uji Kompetensi bagi Calon Legislatif ??

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 6 komentar »

Tulisan ini terinspirasi dari fenomena yang belakangan ini melanda Indonesia yaitu maraknya orang-orang mengajukan diri untuk menjadi caleg. Terkadang dalam hati saya berpikir sebenarnya apa sih yang mereka (caleg-caleg tersebut) harapkan dengan menjadi caleg, apakah benar-benar ingin menjadi wakil rakyat yang menyalurkan aspirasi rakyat atau hanya semata-mata ingin memperoleh berbagai macam fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh negara untuk memanjakan para wakil-wakil rakyat ini dalam menjalankan semua operasionalnya..

Pastinya hal yang sama juga dirasakan sebagian besar rakyat Indonesia yang saat ini tentunya akan merasa sangat "bingung" untuk memilih karena jumlah caleg-caleg yang ada mencapai ratusan orang. Banyaknya poster-poster mereka yang terpampang di pinggir-pinggir jalan terkesan membuat semak pemandangan pastinya akan membuat mata ini malas untuk memandangnya. Belum lagi isi spanduknya yang inilah, itulah, sinilah, situlah, de el el yang intinya satu aja, semuanya mengobral janji yang kita sendiri ngga tahu kapan janji tersebut terealisasi seandainya mereka terpilih.

Yang lebih mengherankan lagi, ketika kita melihat poster-poster tersebut pasti kita akan berkomentar : "Eh, itukan temen SMP aku" atau "Masa sih orang kayak gitu bisa jadi caleg?". Ok lah jika caleg tersebut kita tahu sepak terjangnya di dunia organisasi, suatu hal yang wajar jika pada akhirnya mereka mencalonkan diri. Nah, sekarang yang menjadi masalah adalah ada beberapa diantara mereka yang sama sekali tidak memiliki pengalaman di organisasi dan tidak memiliki latar belakang yang mumpuni untuk mendukung mereka maju menjadi caleg.

Saya ambil contoh saja dari daerah saya dimana ada beberapa caleg yang saya ragukan kredibilitasnya karena saya mengetahui latar belakang mereka adalah seorang Sales Promotion Girl (SPG) dan satunya lagi adalah seorang konsumen salah satu perusahaan leasing yang memiliki karakter kurang baik karena selalu telat membayar angsuran. Apakah orang-orang seperti itu bisa mewakili kita untuk menyalurkan aspirasi rakyat di dewan sana? Allahu'alam....

Beberapa hari lalu saya juga ada menonton acara Talkshow di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia dimana pada saat itu dihadirkan 3 caleg dari 3 partai besar Indonesia. Kebetulan ketiga caleg tersebut merupakan artis-artis yang tentunya kita mengenal mereka karena mereka sering nongol di media televisi. Nah, pada saat salah satu profil dari caleg tersebut ditampilkan terdapat keterangan pengalaman berorganisasinya hanya berisikan tanda strip alias kosong. Waduhhh....kok bisa yach orang yang ngga pernah memiliki pengalaman berorganisasi sama sekali menjadi caleg. Yang saya tahu sih, dengan berorganisasi secara tidak langsung akan melatih kita untuk bisa berkomunikasi dan menghadapi permasalahan yang dihadapi dengan logika karena saya juga pernah merasakan untuk berorganisasi.

Intinya kesemuanya itu merupakan bentuk dari sistem pemerintahan Indonesia saat ini yaitu "Demokrasi Kebablasan" dan alangkah baiknya jika untuk menyaring caleg-caleg tersebut diperlukan uji kompetensi yang bisa menentukan apakah mereka cocok untuk menjadi wakil rakyat apa tidak. Masa hanya calon-calon pejabat saja yang harus melewati proses Fit and Proper Test sedangkan caleg-caleg tidak, padahal mereka kan nantinya akan menduduki "kursi panas" yang otomatis akan memberikan mereka suatu jabatan.

Aduh...pusing juga ngomongin masalah ini. Bagi temen-temen yang ingin berkomentar mengenai fenomena ini, silahkan komentar disini deh. Siapa tahu aja dengan adanya komentar dari temen-temen bisa kita tarik "benang merah" yang bisa memberikan satu kesimpulan utama terjadinya fenomena ini. Terima kasih...


Read More ...
Bookmark and Share

Pontianak Kota Berasap

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | , | 3 komentar »

Sudah menjadi tradisi di kota tempatku tinggal yaitu Pontianak dimana pada saat musim kemarau tiba, asap secara perlahan akan menyelimuti kota. Ya minimal kalau hujan sudah 3 minggu tidak turun membasahi bumi khatulistiwa ini, maka seorang tamu yang namanya "ASAP" pasti akan dengan senang hati mengunjungi kotaku tercinta ini.

Selama 26 tahun saya tinggal disini, asap telah menjadi "keadaan biasa" yang terjadi dalam satu dasawarsa terakhir. Salah satu penyebab utamanya tidak lain dan tidak bukan adalah masih digunakannya sistem perladangan berpindah-pindah dan pembakaran lahan oleh petani yang ada di Kalimantan Barat. Entah sudah berapa puluh kali Pemerintah Daerah setempat memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya para petani untuk tidak melakukan hal tersebut namun semuanya itu hanya dianggap sebagai angin lalu. Toh asap tetap kembali mengunjungi setiap tahunnya.

Sebenarnya faktor kunci yang mengakibatkan para petani di Kalimantan Barat menggunakan sistem tersebut adalah karena sistem tersebut lebih murah dan efisien. Logika juga sih mikirnya, bisa dibayangkan jika petani akan membuka lahan seluas 1 hektar untuk berladang. Hanya dengan satu kotak korek apa seharga 500 rupiah saja, maka lahan tersebut dalam 1 hari saja sudah bersih karena terbakar semua. Sekarang gimana kalau mereka harus menggunakan cara membersihkan lahan tersebut dengan menebasnya, waduh.... ngga kebayang deh waktu dan tenaga yang diperlukan buat melakukan semuanya.

Nah, itu kalau ditinjau dari sisi petani memang petani mendapat banyak kemudahan dengan menggunakan sistem perladangan berpindah dan pembakaran lahan. Yang menjadi masalah sekarang adalah bagaimana akibatnya dari pembakaran lahan itu, pastinya asap yang dihasilkan akan menghiasi indahnya langit biruku. Masih mendingan menghiasnya bagus, eh ini malah membuat suasana kota menjadi butek dan uhuk..uhukkk..uhukkkkk... bakalan banyak orang yang menderita sakit ISPA nih alias Infeksi Saluran Pernapasan Atas (rejeki nomplok nih buat dokter-dokter yang ada di Kalimantan Barat karena pasiennya bertambah, hehehe.......).

Hayooo...... Gimana nih Pemerintah Daerah setempat dan calon-calon legislatif yang bakal mewakili kita-kita untuk mensuarakan aspirasi daerah di tingkat DPR? Apakah penanganan asap lokal ini terus akan menjadi "PR" yang selama satu dasawarsa ini tidak pernah terselesaikan? Ya udah deh, ribet bener mikirnya. Sampai disini dulu ya friends, lain kali disambung lagi ke topik yang lain. Wassalam...


Read More ...
Bookmark and Share

Hukum Islam tentang Perayaan Valentine's Day

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 3 komentar »

Dua hari lagi tepatnya tanggal 14 Februari merupakan saat yang paling ditunggu oleh masyarakat kita khususnya para remaja baik itu cowok maupun cewek. Ya.. siapa yang tidak tahu bahwa pada tanggal tersebut bertepatan dengan Valentine's Day atau lebih dikenal dengan Hari Kasih Sayang. Menjelang momen ini para remaja akan sibuk mencari-cari kado yang akan diberikan sebagai hadiah kepada pasangannya pada saat hari H nya nanti. Menurut mereka dengan memberikan hadiah dan saling bertukar kado merupakan perwujudan kasih sayang mereka kepada pasangannya (pendek banget pikirannya yach...).

Sebagai seorang cowok muslim yang pernah merasakan lingkungan muda (cieee......), perayaan Valentine's Day tetap menjadi hari yang paling ditunggu-tunggu para remaja setiap tahunnya. Ngga tahu kenapa, sepertinya pada hari tersebut merupakan saat puncak dari keinginan mereka untuk saling menunjukkan kasih sayangnya kepada pasangannya masing-masing. Mungkin tidak akan menjadi masalah jika yang merayakannya adalah dari kalangan non muslim, namun menjadi suatu tanda tanya besar bagi saya jika ada segelintir orang dari kalangan Muslim yang ikut merayakan hari kasih sayang tersebut.

Cara yang dilakukan untuk merayakannya juga bervariasi, mulai dari saling bertukar kado (tahap pemula), cipika-cipiki (tahap menengah), dan ada pula yang pada akhirnya mengarah menjadi perilaku s*** bebas (tahap profesional). Terkadang saya berpikir dalam hati kenapa mereka memiliki pandangan yang sedangkal itu. Apakah perwujudan rasa kasih sayang harus ditunjukkan dengan melakukan hal-hal yang dilarang Agama? Sungguhlah merugi orang-orang yang memiliki pemikiran seperti itu.

Disadari atau tidak, Valentine's Day merupakan salah satu hari besarnya orang-orang Nasrani. Berikut ini saya akan berikan sedikit penjelasan mengenai sejarah adanya Valentine's Day yang saya kutip dari beberapa sumber seperti Majalah Muslimah dan Fatwa Ulama yang terkait dengan perihal ini.

Pengertian Valentine's Day

Terdapat beberapa definisi yang terdapat di majalah As Sunnah edisi 11 tahun I untuk menjelaskan tentang hari valentine ini.

Pertama,

A day on which lovers traditionally exchange affectionate messages and gift. It is ovserved on February 14, the date on which Saint Valentine was matyred. (The Encyclopedia Americana, volume XXVII, hal 860)

“Sebuah hari dimana orang-orang yang sedang dilanda cinta secara tradisi saling mengirimkan pesan-pesan cinta dan hadiah-hadiah. Hari itu diperingati pada tanggal 14 Februari, suatu hari di mana St. Valentine mengalami martir.”

Kedua,

The date on the modern celebration, February 14, is believed to derive in the execution of a Christian martyr, St. Valentine, on February 14, 270. (The Encyclopedia Americana, volume XIII, hal. 464)

“Tanggal 14 Februari adalah perayaan modern yang diyakini berasal dari hari dihukum matinya seorang martir Kristen yaitu St. Valentine pada tanggal 14 Februari 270 M.”

Ketiga,

Valentine, St. priest and physician of Rome who suffered martydorn probably during the persecution under Claudius II in 269. his feast is on 14 Feb. The custom of sending valentines probably had its origin in a heathen practice connected with the worship of Juno Februalis at the Lupercalia(*) or perhaps in the mediaval belief the birds commenced to mate onf 14 Feb. (Everyman’s Encyclopedia, volume XII, hal 388).

“St. Valentine adalah seorang pendeta dan tabib dari Roma yang (dianggap) martir sewaktu kaisar Claudius II pada tahun 269 M. Peringatan tersebut pada tanggal 14 Febuari. Kebiasaan dengan mengirim valentine-valentine berasal dari upacara penyembahan berhala yang dikaitkan dengan peribadatan Juno Februarlis di goa Lupercal, atau (bisa jadi) pendapat bahwa burung-burung kwain pada tanggal 14 Februari.”

(*) Lupercalia merupakan upacara keagamaan (ritual) yang dilakukan oleh orang-orang Romawi kuno yang dilaksanakan setiap tahun untuk menyembah dewa Lupercus, yang oleh mereka dianggap sebagai dewa kesuburan, dewa padang rumput dan pelindung ternak. Sebagai suatu upacara ritual kesuburan, Lupercalia juga dihubungkan dengan penghormatan dan penyembahan kepada dewa Faunus sebagai dewa alam dan pemberi wahyu. Upacara atau festival tersebut dipimpin dan diawasi oleh suatu badan kegamaan yang disebut Luperci dan para pendetanya disebut Luperci.

Setiap upacara Lupercalia dimulai dengan mengorbankan beberapa ekor kambing dan seekor anjing yang dipimpin oleh para Luperci. Upacara tersebut dilakukan di dalam sebuah gua bernama Lupercal, berada di bukit Palatine, yang merupakan salah satu bukit di kota Roma. Setelah itu dua orang Luperci (dalam sumber lain dua orang pemuda) dibawa ke sebuah altar, kemudian sebuah pisau yang berlumuran darah disentuhkan pada kening mereka dan darah itu diseka dengan kain wool yang telah dicelupkan ke dalam susu. Setelah itu kedua orang tersebut diharuskan tertawa.

Kemudian para luperci memotong kulit kambing yang dikorbankan dan dijadikan cambuk. Kemudian mereka berlari dalam dua geromboloan mengelilingi bukit Palatine dan tembok-tembok kuno di Palatine, mencambuki setiap wanita baik yang mengikuti upacara maupun yang mereka temui di jalanan. Para wanita yang menerima cambukan itu dengan senang hati karena menurut mereka cambukan itu dapat menyebabkan atau mengembalikan kesuburannya.

Upacara Lupercalia ini terus berlangsung sampai pada masa pemerintahan Kaisar Constantin Agung (280 - 337 M). Kaisar Romawi ini adalah kaisar pertama pemeluk agama Nasrani. Lewat masuknya agama Nasrani itu dan berbagai jalan yang ditempuhnya, dia memegang peranan penting dalam hal merubah agama yang dikejar-kejar dan diancam sebelumnya menjadi agama yang dominan (bersifat nasional). Pengaruh agama nasrani semakin meluas di kerajaan Romawi dan Dewan gereja memegang peranan penting di bidang politik. Pada tahun 494 M, Dewan Gereja di bawah pimpinan Paus Gelasius I merubah bentuk upacara Lupercalia menjadi perayaan purifikasi (pemurnian/pembersihan diri). Dan pada tahun 496 M, Paus Gelasius I mengubah tanggal perayaan purifikasi yang berasal dari upacara ritual lupercalia dan tanggal 15 Februari menjadi tanggal 14 Februari.

Keempat,

The St. Valentine who is spoken of as the apostle of Rhaetia, and venerated in passau as its first bishop. (Encyclopedia Briatannica, volume XIV, hal. 949).

“St. Valentine yang disebutkan itu adalah seorang utusan dari Rhaetia dan dimuliakan di Passau sebagai uskup yang pertama.”

Kesimpulan dari keempat definisi tersebut adalah Valentine’s day dirayakan untuk mengormati dan mengkultuskan st. Valentine yang dianggap martir yang mati dibunuh pada tanggal 14 Februari 269 M (sumber lain menyebutkan 270 M) dan juga dianggap sebagai seorang utusan dan uskup yang dimuliakan. Pengambilan istilah itu juga dikaitkan dengan Lupercalia, upacara keagamaan orang Romawi Kuno dan juga bahwa burung-burung kawin pada tanggal tersebut.

Hukum Islam tentang Perayaan Valentine's Day

Dalam Islam memang disyari’atkan berkasih sayang kepada sesama muslim, namun semuanya berada dalam batas-batas dan ketentuan Allah -Ta’ala-. Betapa banyak kita dapatkan para pemuda dan pemudi dari kalangan kaum muslimin yang masih jahil (bodoh) tentang permasalahan ini. Lebih parah lagi, ada sebagian orang yang tidak mau peduli dan hanya menuruti hawa nafsunya. Padahal perayaan Hari Kasih Sayang (Valentine Days) haram dari beberapa segi berikut :

Tasyabbuh dengan Orang-orang Kafir

Hari raya seperti Valentine's Day merupakan ciri khas dan manhaj (metode) orang-orang kafir yang harus dijauhi. Seorang muslim tak boleh menyerupai mereka dalam merayakan hari itu.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Ad Dimasyqiy Rahimahullah berkata: "Tak ada bedanya antara mengikuti mereka dalam hari raya, dan mengikuti mereka dalam seluruh manhaj (metode beragama), karena mencocoki mereka dalam seluruh hari raya berarti mencocoki mereka dalam kekufuran.

Mencocoki mereka dalam sebagian hari raya berarti mencocoki mereka dalam sebagian cabang-cabang kekufuran. Bahkan hari raya adalah ciri khas yang paling khusus di antara syari’at-syari’at (agama-agama) dan syi’ar yang paling nampak baginya. Maka mencocoki mereka dalam hari raya berarti mencocoki mereka dalam syari’at kekufuran yang paling khusus, dan syi’ar yang paling nampak. Tak ragu lagi bahwa mencocoki mereka dalam hal ini terkadang berakhir kepada kekufuran secara global".

Ikut merayakan Valentine's Day termasuk bentuk tasyabbuh (penyerupaan) dengan orang-orang kafir. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa yang menyerupai suatu kaum maka ia termasuk kaum tersebut".

Seorang Ulama Mesir, Syaikh Ali Mahfuzh Rahimahullah berkata dalam mengungkapkan kesedihan dan pengingkarannya terhadap keadaan kaum muslimin di zamannya, "Diantara perkara yang menimpa kaum muslimin (baik orang awam, maupun orang khusus) adalah menyertai (menyamai) Ahlul Kitab dari kalangan orang-orang Yahudi, dan Nasrani dalam kebanyakan perayaan-perayaan mereka, seperti halnya menganggap baik kebanyakan dari kebiasaan-kebiasaan mereka. Sungguh Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam dahulu membenci untuk menyamai Ahlul Kitab dalam segala urusan mereka. Perhatikan sikap Rasulullah SAW seperti ini dibandingkan sesuatu yang terjadi pada manusia di hari ini berupa adanya perhatian mereka terhadap perayaan-perayaan dan adat kebiasaan orang kafir. Kalian akan melihat mereka rela meninggalkan pekerjaan mereka berupa industri, niaga, dan sibuk dengan ilmu di musim-musim perayaan itu, dan menjadikannya hari bahagia, dan hari libur; mereka bermurah hati kepada keluarganya, memakai pakaian yang terindah, dan menyemir rambut anak-anak mereka di hari itu dengan warna putih sebagaimana yang dilakukan oleh Ahlul Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani. Perbuatan ini dan yang semisalnya merupakan bukti kebenaran sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam dalam sebuah hadits shohih, "Kalian akan benar-benar mengikuti jalan hidup orang-orang sebelum kalian, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta sehingga andai mereka memasuki lubang biawak, maka kalian pun mengikuti mereka". Kami (para sahabat) bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah mereka adalah orang-orang Yahudi dan Nasrani". Beliau menjawab, "Siapa lagi kalau bukan mereka".

Nah teman-teman, berdasarkan sedikit penjelasan diatas tentunya kalian dapat mengambil makna pelajaran yang terkandung didalamnya. Sebagai seorang muslim yang taat, sudah sepatutnya kita patuh dan bersedia untuk mengikuti segala perintah dan larangan-Nya yang telah dijelaskan secara gamblang dalam Al-Qur'an dan Hadits. Islam tidak pernah melarang kita untuk saling mengasihi dan berkasih sayang karena Islam merupakan agama yang indah. Sayang kepada Allah SWT, sayang kepada Rasulullah SAW beserta junjungan-Nya, sayang kepada sesama manusia, dan sayang kepada seluruh makhluk Allah yang ada dimuka bumi ini telah menjadi bentuk konkret dari rasa kasih sayang kita. Dan kesemuanya itu tidak hanya dilakukan pada saat Valentine's Day saja bukan?.

Wassalam,


Read More ...
Bookmark and Share

GOLPUT = HARAM ???

Diposting oleh Dwi Wahyudi | | | 1 komentar »





Beberapa waktu lalu saya secara tidak sengaja menonton siaran di salah satu stasiun televisi swasta yang cukup terkenal dimana pada saat itu acara yang sedang disiarkan adalah silang pendapat antara MUI dengan audiens mengenai fatwa MUI yang baru dikeluarkan mengenai GOLPUT = HARAM.

Saya sempat kaget juga dengan fatwa MUI tersebut, saya langsung berpikir apa dasarnya yach MUI bisa mengeluarkan fatwa seperti itu. Setelah sebelumnya MUI mengharamkan untuk merokok (dengan syarat dan ketentuan berlaku), sekarang malah keluar fatwa baru lagi mengenai pengharaman golput.

Jujur nih Mas, Mbak, Bapak, Ibu, Kaka, Adik, de el el, saya memang masih sangat awam dengan yang namanya syariat islam (bukan berarti saya g bisa sholat dan ngaji loh yach). Saya hanya bingung aja kenapa golput mesti diharamkan? Saya sebagai salah satu rakyat Indonesia yang berasaskan Pancasila dan UUD'45 saat ini terus terang banget merasa bingung dengan dunia perpolitikan yang ada (saya rasa juga rakyat-rakyat Indonesia lain juga merasakan hal yang sama). Sekarang udah g bisa bedain lagi antara dunia dan akhirat, semuanya sudah campur baur. Mungkin saat ini, semuanya hanya bisa berpikiran uang adalah segalanya dan mungkin mereka juga berpikiran kalau akhirat juga bisa mereka beli.

Saya menonton acara tersebut sampai akhir dimana ada beberapa pernyataan yang masih saya ingat dan saya dalam hati hanya bisa bertanya balik mengenai pernyataan tersebut. Beberapa diantaranya, yaitu :

Pernyataan Pertama :
- Fatwa MUI diambil berdasarkan musyawarah (kalo ngga salah istilahnya Ijtima) yang beranggotakan 500 orang ulama dan 700 orang dari luar negeri yang telah berunding dan setuju fatwa tersebut dikeluarkan.

Pertanyaan Saya :
- Jumlah penduduk Indonesia per 2008 sekitar 238.000.000 orang, diasumsikan penduduk yang beragama islam adalah sekitar 75% atau sama dengan 178.500.000 orang. Jika dilakukan perhitungan persentase maka perbandingan antara 1.200 orang dibagi dengan 178.500.000 adalah sekitar 6,72%. Kira-kira dengan persentase seperti apakah bisa mewakili suara rakyat Indonesia secara keseluruhan??

Pernyataan Kedua :
- Menurut narasumber, akan diharamkan jika kita tidak memilih satu pemimpin untuk memimpin kita.

Pertanyaan Saya :
- Terus terang selama ini saya golput dan tidak pernah memilih. Salah satu alasannya adalah karena saya bingung mau pilih siapa, toh semuanya sama saja. Pada saat awal-awal saja waktu kampanye pada bermulut manis semua, sekali sudah terpilih apa kontribusi yang mereka berikan buat kita yang telah memilih mereka? Ya mungkin tetap ada yg mereka lakukan tapi dari 100% janji mereka, hanya sekitar 20% saja yang mereka wujudkan. Selebihnya EGP......
Sekarang kalau kasusnya seperti itu, siapa yang mesti disalahkan? Saya apa mereka? Saya sebagai warga negara Indonesia kan memiliki hak untuk memilih atau tidak karena itu merupakan hal yang manusiawi. Lagipula, apa karena saya tidak memilih satu pemimpin tidak akan terpilih? Ngga kan, kenyataannya meski ada 1.000 orang yang golput, pemimpinnya tetap terpilih. Nah sekarang masalahnya apa?

Saya sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan yang lumayan tentunya sudah bisa membaca dan menilai mengenai sistem perpolitikan yang digunakan negara kita saat ini dan rasanya saya masih kurang sreg aja dengan sistem tersebut. Ngga tahulah kalau kedepannya sistem politik di negara kita berubah, Insya Allah saya ngga golput lagi. Aminn....

Sebagai penutup saya hanya ingin mengatakan, kita sekarang tinggal dan hidup di negara Indonesia tercinta yang merupakan negara hukum dengan memiliki ideologi Pancasila dan dasar negara UUD'45. Seandainya negara Indonesia ini merupakan negara yang berideologikan syari'ah Islam, saya tentunya akan menjalani syari'ah Islam yang telah ditentukan.

Wassalam


Read More ...
Bookmark and Share

Send Message

Your Location

Powered by IP Address Locator